globalnin

bluehost coupon code

godaddy coupon

pizza hut coupons india

Home / Dunia Usaha / Pelaku Usaha Makanan Ringan Kelanting Butuh Bantuan Modal

Pelaku Usaha Makanan Ringan Kelanting Butuh Bantuan Modal

Waringinsari Barat – Pelaku usaha makanan ringan khas Kabupaten Pringsewu, kelanting, masih kesulitan meningkatkan produksi dan memperluas pemasarannya. Modal menjadi kendala utamanya.

Salah satu pelaku usaha itu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH Lestari, yang berada di Pekon Waringinsari Barat, Sukoharjo, Pringsewu.

KUBE PKH Lestari kesulitan mengembangkan usahanya, meski prospek pasar sebenarnya cerah. Mereka berharap pemerintah memberikan bantuan modal.

Ketua KUBE PKH Lestari, Mursiti mengatakan, Sabtu (14/2), karena keterbatasan modal, pemasaran makanan ringan khas daerah itu sebatas di Kecamatan Sukoharjo dan sekitarnya.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah juga pihak terkait,” kata dia.

Mursiti mengatakan, kelompok usaha itu hanya bisa membeli dan mendapatkan bahan baku singkong dari wilayah Kecamatan Sukoharjo, meski kini dirasakan sulit karena petani singkong sudah langka.

Sedangkan jika ingin membeli bahan baku ke daerah lain harus dalam jumlah yang banyak. Ini jelas membutuhkan biaya ongkos transportasi besar.

KUBE PKH Lestari beranggotakan 19 orang ibu-ibu rumah tangga. Produksinya selama empat hingga enam hari bisa menghabiskan bahan baku singkong dua kuintal.

Harga jual kelanting per bungkus Rp8.000, dan kelompok usaha ini menjual kelanting rasa gurih dan pedas, bentuk jenis kelanting getuk dan kelanting kembang.

Kelompok ini, kata dia, berdiri tahun 2012 lalu,  didirikan oleh 19 orang ibu-ibu penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Para ibu itu kemudian menyisihkan uang bantuan mulai Rp25.000 hingga Rp100.000, disesuaikan dengan uang yang mereka terima dalam setiap pencairan.

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *